Saturday, 1 April 2017

contoh laporan hasil diskusi

<span style="display:none">IBX5A83B41637A39</span>


KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penyusunan laporan ini dapat diselesaikan.Laporan ini disusun dalam rangka atas terselesaikan nya diskusi presentasi dalam memenuhi tugas Pengantar Manajemen.
Terselesaikan nya laporan ini tidak lepas dari bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu tak lupa kami penyusun mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Ibu Sari Hayati,SE.,MM selaku pembimbing mata pelajaran pengantar manajemen.
2.      Silvia Ulvatul Khasanah selaku mewakali dari kelompok 1, sebagai moderator.
3.      Berbagai yang telah memberikan bantuan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kami penyusun menyadari bahwa laporan ini banyak kesalahan dan kekurangan, oleh karena itu kritik yang membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi kesempurnaan laporan ini. Penulis berharap laporan ini bermanfaat bagi pembaca.












DAFTAR ISI

Halaman Judul.........................................................................................          i
Kata Pengantar........................................................................................          ii
Daftar Isi.................................................................................................          iii
BAB I PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang.............................................................................          4      
2.      Tujuan...........................................................................................          4      
3.      Manfaat........................................................................................          5
4.      Hasil yang diharapkan..................................................................          5
BAB II PEMBAHASAN PELAKSANAAN KEGIATAN
1.      Pelaksanaan.................................................................................          6
2.      pesertar/penyaji/pembina.............................................................          6
3.      Proses jalannya diskusi................................................................          6
4.      Rumusan hasil diskusi.................................................................          7    
BAB III PENUTUPAN
1.         Kesimpulan..................................................................................          12
2.         Saran............................................................................................          12    






BAB I
PENDAHULUAN
1.1.            Latar Belakang pelaksanaan diskusi
Perencanaan merupakan salah satu empat fungsi manajemen yang penting dan saling terkait satu sama lain. Berbicara tentang perencanaan, kita dihadapkan pada pertanyaan apakah suatu rencana berjalan dengan baik atau tidak. Pertanyaan mendasar ini kiranya aktual diajukan manakala kita melihat realitas keseharian yang menunjukkan banyaknya kegagalan akibat perencanaan yang salah dan tidak tepat. Kesalahan perencanaan dapat berada pada awal perencanaan itu sendiri ataupun pada saat proses perencanaan itu berlangsung. Banyak perencanaan yang gagal gara-gara apa yang direncanakan tersebut tidak mempunyai pijakan yang relevan dengan kondisi sosial budaya masyarakat.
Dalam Perencanaan Strategi, kegiatan disusun berdasarkan prioritas dan dibandingkan dengan sumberdaya yang tersedia untuk pelaksanaannya. Jika organisasi tidak mempunyai sumberdaya untuk melaksanakannya paling sedikit 70 % dari rencana strategis nya, biasanya dikatakan organisasi hanya mengembangkan daftar tentang cita-cita kegiatan bukannya daftar yang bisa mengarahkan organisasi untuk melakukan kegiatan di masa mendatang.
1.2       Tujuan diskusi
Adapun beberapa tujuan dari diskusi presentasi ini adalah :
1)      Untuk mengetahui asas-asas perencanaan, keuntungan, dan kerugian nya.
2)  Kegiatan ini dilakukan untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan tentang perencanaan strategis.
3)      Agar memahami cara menyusun rencana yang strategis.



1.3       Manfaat
1.         Menambah wawasan bagi penyusun dan peserta kelompok lain.
2.         Mengetahui perencanaan strategis yang baik.

1.4       Hasil yang diharapkan
            Hasil yang diharapkan dari kegiatan diskusi presentasi  ini adalah:
1.      Peserta dapat memahami dari penjelasan yang kami sampaikan.
2.      Setiap kelompok wajib mengajukan kan pertanyaan kepada penyaji,dengan itu semoga peserta yang bertanya  merasa puas dengan jawaban yang kami berikan.














BAB II
PEMBAHASAN PELAKSANAAN KEGIATAN
1.      Pelaksanaan
Kegiatan diskusi presentasi, dilaksanakan:
1.      Tempat : Kampus UNDA, ruangan kelas A.
2.      Tanggal pelaksanaan : Jum’at, 17 maret  2017
3.      Waktu : 16.00 wib/ s.d selesai,-
4.      Kelompok/presentasi : II(Dua)/presentasi ke-2
5.      Moderator : Silvia ulvatul khasanah (kelompok I)
6.      Materi : perencanaan strategis

2.      Peserta, penyaji dan pembina/pendamping
a.       Peserta
mahasiswa Universitas Darwan Ali, fakultas bisnis semester 2. Dari kelompok 1,3,4, dan kelompok 5.
b.      Penyaji
1.      Winda anjarwati
2.      M.Yusuf
3.      Mila aruna
4.      Okky lestari
5.      Bayu handoko
c.       Pembina /pendamping/dosen
Dalam kegiatan ini  didampingi oleh ibu dosen selaku pembimbing/dosen kami yang bernama ibu Sari hayati,SE.,MM.

3.      Proses jalannya diskusi
Diskusi dilaksanakan pada, jum’at, 17 maret  2017 pukul 16.00 s.d selesai. Acara diskusi di buka oleh moderator dan diawali dengan salam dan pembacaan do’a, lalu moderator memperkenalkan anggota nya,kemudian moderator menyerahkan kepada penyaji untuk membacakan materi diskusi. Dan acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab.



4.      Rumusan hasil diskusi
Sesi  tanya jawab dibuka :
1.      Noval asadid (kelompok  4) : “Bagaimana proses dan tahapan perencanaan strategis???”
Ø  Dijawab oleh Mila aruna :
ü  Langkah pertama untuk perencanaan strategis adalah perumusan sasaran. Sasaran yang dipilih akan melibatkan sebagian besar sumber daya yang dimiliki organisasi dan akan menentukan banyak kegiatan untuk jangka waktu yang panjang. Jadi, perumusan sasaran adalah tanggungjawab kunci bagi para pemimpin organisasi puncak.
ü  Langkah kedua adalah pengenalan pada tujuan dan strategis yang ada saat ini. Sebagai pemimpin organisasi harus berusaha memberikan pengenalan atau penyesuaian tujuan dan strategis.
ü  Langkah ketiga adalah analisis lingkungan. Tujuan analisis lingkungan adalah untuk menentukan cara bagaimana perubahan dalam ekonomi, teknologi, sosial, budaya, politik dan hukum suatu organisasi dapat secara tidak langsung mempengaruhi organisasi.
ü  Langkah keempat adalah analisis sumber daya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar daya organisasi yang dimiliki. Sumber daya itu selain sumber daya manusia, juga sumber daya keuangan(sumber dana) juga sumber daya lain nya yang berpengaruh pada organisasi.
ü  Langkah kelima adalah mengenali kesempatan dan ancaman strategis yang bertujuan untuk mengenali kesempatan dan ancaman strategis yang merupakan keharusan dalam penyusunan perencanaan strategis.
ü  Langkah keenam adalah menentukan sejauh mana perubahan strategis dibutuhkan. Yang berarti untuk mengantisipasi  jika terjadi perubahan kondisi lingkungan atau situasi organisasi berubah saat melakukan  kegiatan.
“Ada sanggahan dari kelompok tersebut”(seperti apa contoh lingkungan eksternal??)”
Ø  Dijawab oleh M.Yusuf :  contoh lingkungan eksternal adalah:
·  Konsumen; yaitu seseorang yang membeli produk yang dijual, oleh organisasi agar kebutuhannya terpenuhi.
·         Pemasok; merupakan pihak yang memberikan input keperusahaan.
·         Pesaing; merupakan orang yang menjual produk/barang lainnya yang sama dengan perusahaan yang kita jual, maka berhati-hatilah dengan pesaing karena itu resiko dalam dunia bisnis.

2.      Firmansyah (kelompok 3 ) : “Bagaimana mengatasi masalah kebangkrutan suatu perusahan  dan bagaimana mempertahankan karyawan diperusahaan tersebut???”
Ø  Dijawab oleh Bayu handoko, Okky lestari, dan M.yusuf:
v  Pertama yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha adalah tekad yang kuat untuk mengembangkan usahanya, Maka dari itu pengusaha selalu mempunyai motivasi dan akan tetap bertahan meskipun krisis melanda.
v  Kedua seorang pengusaha harus  terus maju untuk mengembangkan usaha nya meskipun sedang dilanda krisis.
v  Ketiga adalah kerja keras, seorang pengusaha harus mau bekerja keras untuk memajukan usaha nya.  Apabila ketiga cara sudah dilakukan untuk menghadapi krisis usaha atau bisnis ,maka tidak perlu terlalu khawatir karena semua akan berjalan dengan baik. Seorang pengusaha sejati pasti dapat menghadapi segala rintangan yang menghadangnya.
“disempurnakan oleh Syahrul mubin:
ü  Berkomunikasi dengan entrepreneur yang pernah alami hal serupa. Saat alami kebangkrutan, tetaplah berkomunikasi dengan banyak orang. Mengurung diri terlalu lama akan memberikan efek putus asa yang lebih besar.
ü  Pupuk keyakinan diri bahwa badai pasti berlalu. Dalam kehidupan ada perputaran antara masalah dan kebahagiaan. Jangan serta merta putus asa menghadapi keadaan sedemikian rumit. Teruslah bersikap pantang menyerah, pelihara kemampuan untuk berfikir jernih.
ü  Minta bantuan pihak ketiga yang proffesional untuk menyelesaikan masalah kebangkrutan dengan tuntas.
ü  Pertahankan perusahaan.

3.      Rudiansyah (kelompok 1) : “Apa yang dimaksud metode analisis SWOT???”
Ø  Dijawab oleh Mila aruna:
Analisis SWOT merupakan alat yang membantu manajer menentukan dan mengembangkan strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan.
“Ada sanggahan dari kelompok tersebut”(kepanjangan dari SWOT)??”
Ø  Dijawab oleh M.Yusuf:
STRENGTHS (kekuatan), WEAKNESSES (kelemahan), OPPORATUNITIES (peluang), THREATS (ancaman).
Ø  Disempurnakan oleh Okky lestari:
Metode analisis SWOT dapat dilihat dari kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki dari perusahaan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matriks SWOT adalah bagaimana kekuatan mampu mengambil keuntungan dari peluang yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan yang mencegah keuntungan dari peluang yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan mampu menghadi ancaman yang ada, dan bagaimana cara mengatasi kelemahan yang mampu membuat ancaman menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

4.      Diyah persilliana dewi:” indikator apa yang dikatakan agar perencanaan strategis berjalan lancar???”
Ø  Dijawab oleh Winda Anjarwati:
Indikator penerapan strategis adalah rencana tindakan, struktur organisasi, SDM, rencana bisnis tahunan, monitiring dan pengendalian, hubungan.
Jenis-jenis Indikator kinerja;
ü  Indikator input : gambaran mengenai sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output dan outcome (kuantitas, kualitas, dan kehematan).
ü  Indikator process : gambaran mengenai langkah-langkah yang dilaksanakan dalam menghasilkan barang atau jasa (frekuensi proses, ketaatan terhadap jadwal, dan ketaatan terhadap ketentuan/standar).
ü  Indikator output : gambaran mengenai output dalam bentuk barang atau jasa yang dihasilkan dari suatu kegiatan ( kuantitas, kualitas, dan efisiensi).
ü  Indikator outcome : gambaran mengenai hasil aktual atau yang diharapkan dari barang dan jasa yang dihasikan (peningkatan kuantitas, perbaikan proses, peningkatan efisiensi, peningkatan kualitas, perubahan prilaku, peningkatan efektivitas, dan peningkatan pendapatan).
ü  Indikator dampak : gambaran mengenai akibat langsung atau tidak langsung dari tercapainya tujuan. Indikator dampak adalah indikator outcome pada tingkat yang lebih tinggi hingga ultimate.



BAB III
PENUTUP
1.      Kesimpulan:
     Perencanaan strategis adalah proses manajerial yang meliputi pengembangan dan pemeliharaan suatu keserasian yang berlangsung terus Antara sasaran-sasaran organisasi dengan sumber daya dan berbagai peluang yang terdapat di lingkungannya. Tugas perencanaan strategis adalah merancang perusahaan sedemikian rupa, agar selalu terdiri dari kegiatan usaha yang cukup sehat untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan meskipun beberapa diantara kegiatan usahanya mengalami kemerosotan yang parah.Perencanaan Strategi Menurut besarnya atau segi ruang lingkup yaitu perencanaan makro, perencanaan meso dan perencanaan mikro.
2.      Saran :
    Didalam pemasaran suatu produk diperlukan perencanaan yang strategis. Hal tersebut melalui suatu proses yang berhubungan antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, dalam strategi perencanaan dan  proses pemasaran hendaknya direncanakan dengan sebaik-baiknya dan dapat di realisasikan kedepannya jadi tidak hanya semata perencanaannya saja.








                    Moderator,                                                  Pembimbing/Dosen,





            Silvia Ulvatul Khasanah                                       Sari Hayati, MM



DAFTAR HADIR PESERTA DISKUSI
Kelompok                           : II (DUA)
Semester/ Fakultas              : II/ Fakultas bisnis
Topik diskusi                      : Perencanaan strategis
Hari / Tanggal                     : Jum’at, 17 maret 2017
NO
NAMA
TANDA TANGAN
1
Maulida risky fadilla
2
Rudiansyah
3
Noval asadid
4
Shentia
5
Sri weningsih
6
Kusnawati
7
Lisa estrada
8
Diyah persilliana dewi
9
Neli purjilawati
10
Rahimah
11
Ninda nurfauziah
12
Mariyani
13
Nesya arinda ngelo
14
Alpani
15
Firmansyah
16
Syahrul mubin
17
Al hilal ahmara
18
Rahma
19
Siti fatimah
contoh laporan hasil diskusi

contoh laporan hasil diskusi

<span style="display:none">IBX5A83B41637A39</span> KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa y...